Sunday, 22 February 2015

Contoh Makalah PKN Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Politik

Tugas Kelompok PKN Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Politik






Nama Anggota Kelompok 3 :
1.       Imas Noviyanti
2.       Indra Rusmana
3.       Irtifaul
4.       Lia Wahyudianti
5.       M. Seto
6.       Refi Fauzi Priatna
7.       Resti Pajriati Kurnia




SMA NEGERI 1 CIKALONGWETAN
Jl. Raya Cikalong - Purwakarta No 153

Kata Pengantar

      Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana.
            Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya lebih baik.
            Makalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang. Oleh karena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan - masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.



Daftar Isi

Kata Pengantar

Daftar Isi

Bab I : Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Politik

A.    Pengertian Ancaman Nonmiliter Di Bidang Politik

1.      Terjadinya Pertikaian Antar Kelompok Masyarakat                                              
2.      Intimidasi/Cowing                                                                                                  
3.      Blockade

B.     Implementasi Stategi Nasional

Daftar Pustaka



Bab 1 : Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Politik

A.    Pengertian Ancaman Nonmiliter Di Bidang Politik

            Ancaman Nonmiliter adalah ancaman yang tidak menggunakan kekuatan senjata tetapi jika dibiarkan akan membahayakan kedaulatan Negara, keutuhan wilayah Negara, dan keselamatan segenap bangsa.
Politik Merupakan instrument utama untuk menggerakan perang. Ini membuktikan bahwa ancaman politik dapat menumbang suatu rezim pemerintah bahnkan dapat menghancurkan suatu Negara. Masyarakat internasional mengintervensi suatu Negara melalui politik seperti Hak Asasi Manusia (HAM), demokratisasi, penanganan lingkungan hidup, dan penyelenggaraan pemerintah yang bersih dan akuntabel.
Ancaman di bidang politik dapat bersumber dari luar negeri maupun dalam negeri. Dari luar negeri, ancaman di bidang politik dilakukan oleh suatu Negara dengan melakukan tekanan politik terhadap Indonesia. Intimidasi, Provokasi, atau blockade politik merupakan bentuk ancaman non-militer berdimensi politik yang sering kali digunakan oleh pihak – pihak lain untuk menekan Negara lain.
Ancaman yang berdimensi politik yang bersumber dari dalam negeri dapat berupa penggunaan kekuatan berupa pengerahan masa untuk menumbangkan suatu pemerintahan yang berkuasa, atau menggalang kekuatan politik untuk melemahkan kekuasaan pemerintah. Selain itu, ancaman separatisme merupakan bentuk lain dari ancman politik yang timbul di dalam negeri. Sebagai bentuk ancaman politik, separatisme dapat menempuh pola perjuangan politik tanpa senjata dan perjuangan senjata. Pola perjuangan tidak bersenjata sering ditempuh untuk menarik simpati masyarakat internasional. Oleh karena itu, separatisme sulit dihadapi dengan menggunakan kekuatan militer. Hal ini membuktikan ancaman di bidang politik memiliki tingkat resiko yang besar mengancam kedaulatan, keutuhan dan keselamatan bangsa. Berikut contoh Ancaman Nonmiliter di bidang politik :

1.      Terjadinya Pertikaian Antar Kelompok Masyarakat

Berbagai ancaman aktual yang mungkin akan timbul adalah terjadinya pertikain antara kelompok masyarakat akibat terjadinya berbagai perbedaan pendapat dalam memaknai amandemen UUD 1945, tuntutan ekonomi khusus dan kebebasan pers yang tidak diimbangi dengan tanggung jawab moral sehingga akan berpotensi terhadap disintegrasisuatu bangsa.

2.      Intimidasi/Cowing

Perilaku yang dihitung menggunkan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk mencapai tujuan politik, atau ideologi melalui intimidasi, kekerasan atau didefinisikan sebagai terorisme.



3.      Blockade

Blockade dalam bidang politik tentu sangat berpengaruh, Blokade adalah salah satu hal yang hampir ada di semua kampanye militer maupun non militer dan alat pilihan untuk peperangan ekonomi dan politik melawan Negara musuh.

B.     Implementasi Strategi Nasional

1.      Memperkuat keberadaan dan kelangsungan NKRI yang berpijak pada Bhinneka Tunggal Ika. Dalam rangka menyelesaikan masalah – masalah yang mendesak dalam kehidupan bermasyakat, berbangsa dan bernegara maka diperlukan upaya rekonsiliasi nasional yang diatur dengan undang – undang.

2.      Menyempurnakan UUD 1945 agar sejalan dengan perkembangan kebutuhan bangsa, dinamika dan tuntutan reformasi, serta sesuai dengan jiwa dan semangat Pembukaan UUD 1945 dengan tetap menjaga persatuan dan kessatuan bangsa.

3.   Meningkatka peran MPR serta lembaga – lembaga tinggi Negara yang lain dengan cara menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pembagian kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.

4.      Mengembangkan sistem politik nasional yang berkedudukan rakyat demokratis dan terbuka, mengembangkan kehidupan kepartaian yang menghormati keberagaman aspirasi politik, serta mengembangkan sistem dan penyelenggaran pemilu yang demokratis dengan menyempurnakan berbagai peraturan perundang – undangan di bidang politik.


Daftar Pustaka

Imas, Indra, Irtifaul, Lia, Seto, Refi, Resti. 2015. Siswa – siswi SMAN 1 Cikalong Wetan
            Bandung : SMA Negeri 1 Cikalong Wetan

Buku Kemdikbud RI PKN Kurikulum Tahun 2013. Semester 2

Buku Kreatif CV. VIVA PAKARINDO. Kurikulum Tahun 2013




No comments:

Post a Comment