Saturday, 21 February 2015

Contoh Makalah PKN Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi

Tugas Kelompok PKN Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi









Nama Anggota Kelompok 2 :
1.      Diana Noviani
2.      Dicky Saputra
3.      Dwi Siti N. F
4.      Farhan Ismail
5.      Idris Iskandar
6.      Iis Ariyanti
7.      Ika Rahmah




SMA NEGERI 1 CIKALONGWETAN
Jl. Raya Cikalong-Purwakarta No. 153




Kata Pengantar

            Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan saya kesempatan menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa kehendak-NYA mungkin saya tidak dapat menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar kita semua dapat memahami seberapa besar dari makna dari Hak Asasi Manusia yang akan saya tulis berdasarkan dari berbagai sumber. Makalah ini saya susun tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan banyak tantangan yang saya temukan. Namun dengan usaha, kemauan, kerja keras dan atas kehendak_NYA saya dapat menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini memuat tentang HAK ASASI MANUSIA “ No one can take away your human right (pembatasan dan pernyataan bahwa tidak bisa mengambil Hak Asasi yang lain).”Sengaja di pilih agar dapat mengajak kita semua betapa pentingnya hak asasi manusia .
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada dosen dan semua pihak yang terkaityang telah banyak membantu saya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Semoga dengan adanya makalah ini dapat memberikan banyak informasi, pengetahuan dan wawasan yang lebih luas kepada kita semua, saya tahu bahwa makalah in mempunyai kelebihan dan kekurangan maka dari itu saya mohon kritik dan saran yang membangun. Terimkasih.




Daftar Isi

Kata Pengantar

Daftar Isi                                                                                                                                            

Bab I : Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi                                                   

A.    Pengertian Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi                                                       

B.     Strategi Mengatasi Ancaman Di Bidang Ideologi




Bab 1 : Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi

A.    Pengertian Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi

Ancaman nonmiliter pada hakikatnya ancaman yang menggunakan factor – factor nonmiliter dinilia mempunyai kemampuan yang membahayakan kedaulatan Negara, kepribadian bangsa, keutuhan wilayah Negara dan keselamatan segenap bangsa. Ancaman ini salah satunya disebabakan oleh pengaruh negatife dari globalisasi. Globalisasi yang menghilangkan sekat atau batas pergaulan antar bangsa secara disadari ataupun tidak telah memberikan dampak negatif yang kemudian menjadi ancaman bagi keutuhan sebuah Negara, termasuk Indonesia. Ancaman nonmiliter diantaranya dapat berdimensi ideologi, politik, ekonomi dan social budaya.
Secara umum Indonesia menolak dengan tegas paham komunis dan zionis. Akibat dari penolakan tersebut, tentu saja pengaruh dari Negara – Negara komunis dapat dikatakan tidak dirasakan oleh bangsa Indonesia, kalaupun ada pengaruh tersebut sangat kecil ukurannya. Akan tetapi, meskipun demikian bukan berarti bangsa Indonesia terbebas dari pengaruh paham lainnya, misalnya pengaruh liberalisme.
Saat ini kehidupan masyarakat Indonesia cenderung mengaruh pada kehidupan liberal yang menekankan pada aspek kebebasan individual. Sebenarnya liberalisme yang disokong oleh Amerika Serikat tidak hanya mempengaruhi bangsa Indonesia, akan tetapi hampir semua Negara di dunia. Hal ini sebagai akibat dari era globalisasi. Globalisasi ternyata mampu meyakinkan kepada masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa manusia ke arah kemajuan dan kemakmuran. Tidak jarang hal ini mempengaruhi pikiran masyarakat Indonesia untuk tertarik pada ideology tersebut. Akan tetapi, pada umumnya pengaruh yang diambil justru yang bernilai negative, misalnya dalam gaya hidup diliputi kemewahan, pergaulan bebas yang cenderung mengaruh pada dilakukannya pada perilaku seks bebas dan sebagainya. Hal tersebut tentu saja apabila tidak di atasi akan menjadi ancaman bagi kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

B.     Strategi Mengatasi Ancaman Di Bidang Ideologi

Ada 4 hal yang selalu dikedepankan oleh Globalisasi dalam bidang Ideologi, yaitu demokratisasi, kebebasan, keterbukaan dan hak asasi manusia. Keempat hak tersebut oleh Negara – Negara adidaya (Amerika Serikat dan sekutunya). Dijadikan standar atau acuan bagi Negara – Negara lainnya yang tergolong sebgai Negara berkembang. Acuan tersebut dibuat sebagai kepentingan Negara adidaya tersebut. Sebgai contoh Indonesia pernah di embargo dalam bidang ekonomi oleh amerika serikat, yaitu tidak memberikan suku cadang pesawar F-16 dan bantuan militer lainnya, karena waktu itu Indonesia dituduh tidak demokratis yang melanggar ham. Sanksi tersebut hanya diberlakukan kepada Negara – Negara yang tidak menjadi sekutu amerika serikat, sementara sekutunya tetap dibiarkan mekipun melakukan pelanggaran. Misalnya, Israel yang banyak membunuh warga Palastina dan menyerang libanon tetap direstui tindakannya tersebut oleh amerika serikat.
Di sisi lain, isu demokratisasi pada saat ini benar – benar mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara. Segala peristiwa selalu dikaitkan dengan demokratisasi. Akan tetapi demokratisasi yang di usung adalah demokrasi yang dikehendaki oleh Negara – Negara adidaya yang digunakan untuk menekan bahkan menyerang Negara – Negara berkembang yang bukan sekutunya. Akibatnya adlah selalu terjadi konflik kepentingan yang pada akhirnya mengarah pada pertikaian Negara.
Berkaitan dengan hal tersebut, Indonesia sebagai Negara yang menganut paham demokrasi pancasila harus mampu menumbuhkan pemerintahan yang kuat, mandiri dan tahan uji serta mampu mengelola konflik kepentingan yang dapat menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang pluralistic, dengan tetap memperteguh wawasan kebangsaan yang berlandaskan Bhineka tunggal Ika.
Bangsa Indonesia harus mampu menunjukan eksistensinya sebagai Negara yang kuat dan mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerja sama dengan Negara – Negara lain dalam hubungan yang seimbang, saling menguntungkan, saling menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing – masing. Untuk mencapai hal tersebut, bangsa Indonesia harus segera mewujudkan hal – hal sebagai berikut :

1.      Mengembangkan demokrasi politik.
2.      Mengaktifkan masyarakat sipil dalam arena poltik
3.      Mengadakan reformasi lembag – lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya secara baik dan benar
4.      Memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara menegakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
5.      Menegakan supremasi hokum
6.      Memperkuat posisi politik Indonesia dalam kancah politik Internasional.



Daftar Pustaka

Diana, Dicky, Dwi, Farhan, Idris, Iis, Ika. 2015. Siswa – Siswi SMAN 1 Cikalong Wetan
            Bandung : SMA Negeri 1 Cikalong Wetan

Buku Kemdikbud RI PKN Kurikulum Tahun 2013. Semester 2

Buku Kreatif CV. VIVA PAKARINDO. Kurikulum Tahun 2013





2 comments: