Tugas Kelompok
PKN Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi

Nama Anggota
Kelompok 2 :
1.
Diana
Noviani
2.
Dicky
Saputra
3.
Dwi
Siti N. F
4.
Farhan
Ismail
5.
Idris
Iskandar
6.
Iis
Ariyanti
7.
Ika
Rahmah
Jl. Raya Cikalong-Purwakarta No. 153
Kata Pengantar
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan saya kesempatan
menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa kehendak-NYA mungkin
saya tidak dapat menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar kita semua dapat memahami seberapa besar dari makna dari Hak Asasi Manusia yang akan saya tulis berdasarkan dari berbagai sumber. Makalah ini saya susun tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan banyak tantangan yang saya temukan. Namun dengan usaha, kemauan, kerja keras dan atas kehendak_NYA saya dapat menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini memuat tentang HAK ASASI MANUSIA “ No one can take away your human right (pembatasan dan pernyataan bahwa tidak bisa mengambil Hak Asasi yang lain).”Sengaja di pilih agar dapat mengajak kita semua betapa pentingnya hak asasi manusia .
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada dosen dan semua pihak yang terkaityang telah banyak membantu saya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Semoga dengan adanya makalah ini dapat memberikan banyak informasi, pengetahuan dan wawasan yang lebih luas kepada kita semua, saya tahu bahwa makalah in mempunyai kelebihan dan kekurangan maka dari itu saya mohon kritik dan saran yang membangun. Terimkasih.
Makalah ini disusun agar kita semua dapat memahami seberapa besar dari makna dari Hak Asasi Manusia yang akan saya tulis berdasarkan dari berbagai sumber. Makalah ini saya susun tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan banyak tantangan yang saya temukan. Namun dengan usaha, kemauan, kerja keras dan atas kehendak_NYA saya dapat menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini memuat tentang HAK ASASI MANUSIA “ No one can take away your human right (pembatasan dan pernyataan bahwa tidak bisa mengambil Hak Asasi yang lain).”Sengaja di pilih agar dapat mengajak kita semua betapa pentingnya hak asasi manusia .
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada dosen dan semua pihak yang terkaityang telah banyak membantu saya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Semoga dengan adanya makalah ini dapat memberikan banyak informasi, pengetahuan dan wawasan yang lebih luas kepada kita semua, saya tahu bahwa makalah in mempunyai kelebihan dan kekurangan maka dari itu saya mohon kritik dan saran yang membangun. Terimkasih.
Daftar Isi
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I :
Menganalisis Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi
A.
Pengertian
Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi
B.
Strategi
Mengatasi Ancaman Di Bidang Ideologi
Bab 1 : Menganalisis
Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi
A.
Pengertian
Ancaman Nonmiliter Di Bidang Ideologi
Ancaman
nonmiliter pada hakikatnya ancaman yang menggunakan factor – factor nonmiliter
dinilia mempunyai kemampuan yang membahayakan kedaulatan Negara, kepribadian
bangsa, keutuhan wilayah Negara dan keselamatan segenap bangsa. Ancaman ini
salah satunya disebabakan oleh pengaruh negatife dari globalisasi. Globalisasi
yang menghilangkan sekat atau batas pergaulan antar bangsa secara disadari
ataupun tidak telah memberikan dampak negatif yang kemudian menjadi ancaman
bagi keutuhan sebuah Negara, termasuk Indonesia. Ancaman nonmiliter diantaranya
dapat berdimensi ideologi, politik, ekonomi dan social budaya.
Secara
umum Indonesia menolak dengan tegas paham komunis dan zionis. Akibat dari
penolakan tersebut, tentu saja pengaruh dari Negara – Negara komunis dapat
dikatakan tidak dirasakan oleh bangsa Indonesia, kalaupun ada pengaruh tersebut
sangat kecil ukurannya. Akan tetapi, meskipun demikian bukan berarti bangsa
Indonesia terbebas dari pengaruh paham lainnya, misalnya pengaruh liberalisme.
Saat
ini kehidupan masyarakat Indonesia cenderung mengaruh pada kehidupan liberal
yang menekankan pada aspek kebebasan individual. Sebenarnya liberalisme yang
disokong oleh Amerika Serikat tidak hanya mempengaruhi bangsa Indonesia, akan
tetapi hampir semua Negara di dunia. Hal ini sebagai akibat dari era
globalisasi. Globalisasi ternyata mampu meyakinkan kepada masyarakat Indonesia
bahwa liberalisme dapat membawa manusia ke arah kemajuan dan kemakmuran. Tidak
jarang hal ini mempengaruhi pikiran masyarakat Indonesia untuk tertarik pada
ideology tersebut. Akan tetapi, pada umumnya pengaruh yang diambil justru yang
bernilai negative, misalnya dalam gaya hidup diliputi kemewahan, pergaulan
bebas yang cenderung mengaruh pada dilakukannya pada perilaku seks bebas dan
sebagainya. Hal tersebut tentu saja apabila tidak di atasi akan menjadi ancaman
bagi kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya.
B.
Strategi
Mengatasi Ancaman Di Bidang Ideologi
Ada
4 hal yang selalu dikedepankan oleh Globalisasi dalam bidang Ideologi, yaitu
demokratisasi, kebebasan, keterbukaan dan hak asasi manusia. Keempat hak
tersebut oleh Negara – Negara adidaya (Amerika Serikat dan sekutunya).
Dijadikan standar atau acuan bagi Negara – Negara lainnya yang tergolong sebgai
Negara berkembang. Acuan tersebut dibuat sebagai kepentingan Negara adidaya
tersebut. Sebgai contoh Indonesia pernah di embargo dalam bidang ekonomi oleh
amerika serikat, yaitu tidak memberikan suku cadang pesawar F-16 dan bantuan
militer lainnya, karena waktu itu Indonesia dituduh tidak demokratis yang
melanggar ham. Sanksi tersebut hanya diberlakukan kepada Negara – Negara yang
tidak menjadi sekutu amerika serikat, sementara sekutunya tetap dibiarkan
mekipun melakukan pelanggaran. Misalnya, Israel yang banyak membunuh warga
Palastina dan menyerang libanon tetap direstui tindakannya tersebut oleh
amerika serikat.
Di
sisi lain, isu demokratisasi pada saat ini benar – benar mempengaruhi kehidupan
berbangsa dan bernegara. Segala peristiwa selalu dikaitkan dengan
demokratisasi. Akan tetapi demokratisasi yang di usung adalah demokrasi yang
dikehendaki oleh Negara – Negara adidaya yang digunakan untuk menekan bahkan
menyerang Negara – Negara berkembang yang bukan sekutunya. Akibatnya adlah
selalu terjadi konflik kepentingan yang pada akhirnya mengarah pada pertikaian
Negara.
Berkaitan
dengan hal tersebut, Indonesia sebagai Negara yang menganut paham demokrasi
pancasila harus mampu menumbuhkan pemerintahan yang kuat, mandiri dan tahan uji
serta mampu mengelola konflik kepentingan yang dapat menghancurkan persatuan
dan kesatuan bangsa Indonesia yang pluralistic, dengan tetap memperteguh
wawasan kebangsaan yang berlandaskan Bhineka tunggal Ika.
Bangsa
Indonesia harus mampu menunjukan eksistensinya sebagai Negara yang kuat dan
mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerja sama dengan Negara –
Negara lain dalam hubungan yang seimbang, saling menguntungkan, saling
menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing – masing. Untuk mencapai
hal tersebut, bangsa Indonesia harus segera mewujudkan hal – hal sebagai
berikut :
1.
Mengembangkan
demokrasi politik.
2.
Mengaktifkan
masyarakat sipil dalam arena poltik
3.
Mengadakan
reformasi lembag – lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya
secara baik dan benar
4.
Memperkuat
kepercayaan rakyat dengan cara menegakan pemerintahan yang bersih dan
berwibawa.
5.
Menegakan
supremasi hokum
6.
Memperkuat
posisi politik Indonesia dalam kancah politik Internasional.
Daftar Pustaka
Diana, Dicky, Dwi, Farhan, Idris, Iis,
Ika. 2015. Siswa – Siswi SMAN 1 Cikalong Wetan
Bandung
: SMA Negeri 1 Cikalong Wetan
Buku Kemdikbud
RI PKN Kurikulum Tahun 2013. Semester 2
Buku Kreatif CV.
VIVA PAKARINDO. Kurikulum Tahun 2013
thank infonya
ReplyDeleteTerima ksh telah berkunjung :)
ReplyDelete